detikNews |
- PKS soal Banser Dipersekusi dan Dicap 'Kafir': Janganlah Kita Main Provokasi
- Nelayan Penyuap Gubernur Kepri Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi atas Video Viral Banser Dicap 'Kafir'
- Tak Ada Bung Hatta Award Tahun Ini, KPK Anggap Peringatan
- Jadi Penyeimbang, Demokrat Contohkan Sikap Non-Blok Indonesia
- Polisi Minta Pelaku Persekusi 2 Banser di Jaksel Menyerahkan Diri
- PD Ungkap Ada Pihak Kaitkan SBY dengan Usul Presiden 3 Periode
- Mahasiswi Wina Mardiani Tewas Terkubur, Ini Kejadian sebelum Pembunuhan
| PKS soal Banser Dipersekusi dan Dicap 'Kafir': Janganlah Kita Main Provokasi Posted: 11 Dec 2019 03:24 AM PST PKS meminta aparat penegak hukum menindak oknum yang melakukan persekusi kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Nelayan Penyuap Gubernur Kepri Divonis 1,5 Tahun Penjara Posted: 11 Dec 2019 03:29 AM PST Nelayan bernama Abu Bakar divonis 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi atas Video Viral Banser Dicap 'Kafir' Posted: 11 Dec 2019 03:23 AM PST Polisi meminta warga tetap tenang terkait video viral anggota Banser dicap 'kafir'.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Tak Ada Bung Hatta Award Tahun Ini, KPK Anggap Peringatan Posted: 11 Dec 2019 03:22 AM PST Absennya Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) tahun ini turut memantik perhatian KPK.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Jadi Penyeimbang, Demokrat Contohkan Sikap Non-Blok Indonesia Posted: 11 Dec 2019 03:17 AM PST Demokrat menyatakan mereka dalam posisi politik sebagai penyeimbang saat ini. Demokrat menepis anggapan kalau penyeimbang sama dengan tidak bersikap.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Polisi Minta Pelaku Persekusi 2 Banser di Jaksel Menyerahkan Diri Posted: 11 Dec 2019 03:14 AM PST Polisi menduga pelaku persekusi terhadap dua orang anggota Banser sedang melarikan diri. Polisi meminta terduga pelaku dengan inisial H itu menyerahkan diri.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| PD Ungkap Ada Pihak Kaitkan SBY dengan Usul Presiden 3 Periode Posted: 11 Dec 2019 03:13 AM PST Partai Demokrat menolak wacana masa jabatan presiden 3 periode. Sekjen PD Hinca Pandjaitan menyebut ada yang mengaitkan SBY dalam isu itu.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Mahasiswi Wina Mardiani Tewas Terkubur, Ini Kejadian sebelum Pembunuhan Posted: 11 Dec 2019 03:10 AM PST Mahasiswi Universitas Bengkulu, Wina Mardiani tewas terkubur usai dijerat lehernya.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from news.detik. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
PKS meminta aparat penegak hukum menindak oknum yang melakukan persekusi kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.
Nelayan bernama Abu Bakar divonis 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.
Polisi meminta warga tetap tenang terkait video viral anggota Banser dicap 'kafir'.
Absennya Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) tahun ini turut memantik perhatian KPK.
Demokrat menyatakan mereka dalam posisi politik sebagai penyeimbang saat ini. Demokrat menepis anggapan kalau penyeimbang sama dengan tidak bersikap.
Polisi menduga pelaku persekusi terhadap dua orang anggota Banser sedang melarikan diri. Polisi meminta terduga pelaku dengan inisial H itu menyerahkan diri.
Mahasiswi Universitas Bengkulu, Wina Mardiani tewas terkubur usai dijerat lehernya.
0 comments:
Post a Comment