detikNews |
- Akan Ditarik dari Dalam Sumur, Slamet Tewas karena Kehabisan Napas
- Pengasuh Bayi Rasya Dikenal Majikan Sebagai Tukang Bohong
- Isi Kekosongan Jabatan, PDIP Ajukan Dua Calon Wakil Wali Kota Surakarta
- Desakan Agar SBY Turun Tangan Selamatkan Demokrat Juga Muncul dari Daerah
- Motif Lain Pembunuhan Bayi Rasya oleh Pengasuhnya Didalami Polisi
- Jokowi: Tol Semanan-Sunter Bisa Memperlancar Distribusi Logistik
- Jokowi: Tengah Tahun 2013, Perbaikan Rusun Marunda Rampung
- 9 Tersangka Pelaku Sweeping di Solo Dilimpahkan ke Polda Jateng
- Amir Syamsuddin: Partai Demokrat Menuju Kehancuran
- Ini Cara Pengasuh Buat Skenario Kematian Bayi Rasya
| Akan Ditarik dari Dalam Sumur, Slamet Tewas karena Kehabisan Napas Posted: 04 Feb 2013 03:25 AM PST Slamet tercebur setelah gagal diangkat dari dalam sumur. Sesaat sebelum tercebut, ia sempat berteriak kehabisan napas.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Pengasuh Bayi Rasya Dikenal Majikan Sebagai Tukang Bohong Posted: 04 Feb 2013 03:09 AM PST IA, pengasuh bayi yang membunuh Rasya Alfino Azmi mengatur skenario perampokan untuk menutupi jejaknya. Ternyata, wanita berusia 21 tahun itu sering ketahuan berbohong.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Isi Kekosongan Jabatan, PDIP Ajukan Dua Calon Wakil Wali Kota Surakarta Posted: 04 Feb 2013 03:07 AM PST |
| Desakan Agar SBY Turun Tangan Selamatkan Demokrat Juga Muncul dari Daerah Posted: 04 Feb 2013 02:53 AM PST Selain elit partai, desakan agar Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan menyikapi merosotnya elektabilitas partai juga muncul dari daerah. Salah satunya DPD Partai Demokrat Sulsel.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Motif Lain Pembunuhan Bayi Rasya oleh Pengasuhnya Didalami Polisi Posted: 04 Feb 2013 02:48 AM PST Pengasuh bayi Rasya Alfino Azmi mengaku membekap bayi mungil itu karena rewel. Namun penyidik masih menyelidiki apakah ada motif lain IA melakukan perbuatan sadis ini.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Jokowi: Tol Semanan-Sunter Bisa Memperlancar Distribusi Logistik Posted: 04 Feb 2013 02:47 AM PST Jokowi masih menimbang-nimbang manfaat proyek 6 ruas jalan tol. Ia tidak ingin keliru membuat keputusan.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Jokowi: Tengah Tahun 2013, Perbaikan Rusun Marunda Rampung Posted: 04 Feb 2013 02:46 AM PST 14 Blok Rusun Marunda masih dalam proses perbaikan. Diperkirakan pertengahan tahun 2013, perbaikan rusun yang menelan dana Rp 15 miliar ini rampung.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| 9 Tersangka Pelaku Sweeping di Solo Dilimpahkan ke Polda Jateng Posted: 04 Feb 2013 02:46 AM PST |
| Amir Syamsuddin: Partai Demokrat Menuju Kehancuran Posted: 04 Feb 2013 02:41 AM PST Partai Demokrat (PD) yang sukses menjadi nomor 1 hanya melalui dua pemilu tersebut kini menghadapi kehancuran. Setidaknya itu menjadi kekhawatiran anggota Dewan Pembina PD, Amir Syamsuddin.This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Ini Cara Pengasuh Buat Skenario Kematian Bayi Rasya Posted: 04 Feb 2013 02:39 AM PST Polisi telah meringkus IA, seorang pengasuh yang membunuh bayi Rasya Alfino Azmi pada 31 Januari 2013 lalu. IA sempat membuat skenario pembunuhan. Bagaimana caranya?This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from news.detik To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Slamet tercebur setelah gagal diangkat dari dalam sumur. Sesaat sebelum tercebut, ia sempat berteriak kehabisan napas.
IA, pengasuh bayi yang membunuh Rasya Alfino Azmi mengatur skenario perampokan untuk menutupi jejaknya. Ternyata, wanita berusia 21 tahun itu sering ketahuan berbohong.
Selain elit partai, desakan agar Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan menyikapi merosotnya elektabilitas partai juga muncul dari daerah. Salah satunya DPD Partai Demokrat Sulsel.
Pengasuh bayi Rasya Alfino Azmi mengaku membekap bayi mungil itu karena rewel. Namun penyidik masih menyelidiki apakah ada motif lain IA melakukan perbuatan sadis ini.
Jokowi masih menimbang-nimbang manfaat proyek 6 ruas jalan tol. Ia tidak ingin keliru membuat keputusan.
14 Blok Rusun Marunda masih dalam proses perbaikan. Diperkirakan pertengahan tahun 2013, perbaikan rusun yang menelan dana Rp 15 miliar ini rampung.
Partai Demokrat (PD) yang sukses menjadi nomor 1 hanya melalui dua pemilu tersebut kini menghadapi kehancuran. Setidaknya itu menjadi kekhawatiran anggota Dewan Pembina PD, Amir Syamsuddin.
Polisi telah meringkus IA, seorang pengasuh yang membunuh bayi Rasya Alfino Azmi pada 31 Januari 2013 lalu. IA sempat membuat skenario pembunuhan. Bagaimana caranya?
0 comments:
Post a Comment